Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts

Wednesday, May 2, 2018

Mau Jadi Atlet Bulutangkis Dunia? Wajib Pilih Klub yang Tepat

Peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 (Foto: Dok PB Djarum)
Jakarta - Bulutangkis tetap menjadi olahraga andalan Indonesia di kancah dunia. Hal itu tak lepas dari rentetan medali dan gelar yang didapat Indonesia.

Terakhir, Indonesia sukses meraih gelar bergengsi juara All England dari cabang ganda putra. Kejayaan ini disambut gembira oleh masyarakat Indonesia.

Bukan hanya itu, sang juara, Kevin dan Marcus bahkan menjadi inspirasi anak-anak untuk menjadi atlet bulutangkis. Kendati demikian, banyak orang tua yang bingung mengarahkan mimpi anak-anak mereka yang ingin menjadi atlet bulutangkis.

Latihan dan belajar autodidak pun kadang menjadi pilihan yang akhirnya membuat bakat mereka tidak tersalurkan dengan sempurna. Patut orang tua ketahui, anak-anak bisa dimasukkan ke klub bulutangkis Tanah Air.

Orang tua bisa memilih klub bulutangkis yang kompeten dan berkualitas. Bukan hanya dari segi pelatih namun juga fasilitas guna menjamin perkembangan mereka. Selain itu juga, orang tua dapat memilih klub bulutangkis yang memang mempunyai reputasi menelurkan atlet-atlet profesional dan berprestasi. Klub juga harus memberikan reward yang sesuai dengan prestasi anak.

Sederet syarat itu tentu membuat orang tua berpikir klub bulutangkis tersebut pastilah mahal. Namun tahukah Anda, kini salah satu klub terbaik di Indonesia telah membuka audisi umum untuk mendapatkan beasiswa pelatihan bulutangkis.

Klub itu tak lain adalah PB Djarum yang tersohor sudah menghasilkan bibit unggul bulutangkis, seperti Kevin Sanjaya, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, M. Ahsan dan lain-lain.

PB Djarum sudah sejak dulu menjadi impian bagi banyak orang dengan sederet kualitas menjanjikan dan peluang emas. Betapa tidak, anak didik di PB Djarum akan dilatih oleh mantan atlet berprestasi dan berkelas dunia, seperti Fung Permadi, Sigit Budiarto, Chistian Hadinata, Hastomo Arbi dan sebagainya.

Belum lagi jika sudah terlatih, anak-anak bisa langsung merasakan kompetisi bergengsi di dalam dan luar negeri tanpa dipungut biaya.

Bukan hanya pelatihannya yang berkualitas baik, fasilitasnya juga mumpuni. Terdapat fasilitas asrama putra dan putri yang terpisah dan lengkap. Anak-anak di PB Djarum juga mendapatkan makanan bergizi, lapangan bulutangkis eksklusif, perlengkapan bukutangkis, seperti raket, shuttlecock, ruang fitnes modern, ruang fisioterapi, ruang pijat, perpustakaan, ruang komputer hingga akses internet.

Menariknya lagi, atlet-atlet bulutangkis yang berprestasi juga akan diberi penghargaan setiap tahun oleh PB Djarum secara konsisten.

Nah, menarik dan menjanjikan bukan?

Jadi segera daftarkan anak Anda untuk ikutan audisi umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang diperuntukan bagi anak umur 6 sampai 14 tahun. Audisi ini menyisakan 6 kota dari 8 kota, yaitu Manado, Purwokerto, Surabaya, Cirebon, Solo, dan Kudus.

Bagi Anda yang berminat bisa langsung mendaftar di sini dan tanpa dipungut biaya. Ayo raih kesempatan berkompetisi di kancah dunia.



Ini Penjelasan Pelatih soal Skuat Tunggal Putra ke Piala Thomas

doc PBSI
Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) menetapkan nama Firman Abdul Kholik sebagai tunggal keempat Piala Thomas 2018. Bagaimana kata pelatih?

PBSI merilis 20 nama pebulutangkis putra dan putri yang akan turun di Piala Thomas dan Uber di Bangkok, Thailand, 20-27 Mei 2018. Di dalam susunan pemain, PBSI hanya memercayakan tugas kepada pebulutangkis pelatnas. 

Termasuk pemilihan tunggal keempat, Firman. Pengumuman itu sekaligus membuyarkan wacana untuk memasukkan pemain di luar pelatnas untuk bergabung dengan tim Indonesia ke Piala Thomas, Tommy Sugiarto atau Sony Dwi Kuncoro.


"Jadi sebelumnya ada Tommy, Sony, dan Firman yang masuk. Tapi itu memang bukan ranah saya. Makanya lebih baik tanya mbak Susy Suasanti (Kabidbinpres PBSI). Saya pelatih hanya mempersiapkan tim," kata pelatih tunggal putra pelatnas, Hendry Saputra, melalui sambungan telepon, Selasa (1/5/2018). 

"Saya baru kembali dari Wuhan, China, jadi belum melihat susunan pemainnya. Saya baru tahu jika Firman yang dipilih," dia mengungkapkan.

Namun menurut Hendry, siapapun yang mengisi bangku tunggal keempat sudah melalui pertimbangan matang. Termasuk pemilihan Firman. 

Firman telah teruji saat Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia 2018 di Malaysia Februari lalu. Pemain berusia 20 tahun itu menjadi penentu kemenangan Indonesia atas Korea di partai semifinal. 

"Semuanya layak. Ada yang non pelatnas (juga) layak. Jika memang Firman artinya saya memang harus lebih menyiapkan dia. Mungkin karena ada sambungannya dari Alor, Malaysia (Kejuaraan Bulutangkis Beregu Asia) tapi dibandingkan pengalaman Sony dan Tommy pasti lebih baik mereka," dia mengungkapkan. 

"Tapi Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Ihsan Maulana pun tidak ada yang bisa jamin menang, tak ada yang bisa jamin. Tapi kami kan melatih mereka," dia menjelaskan. 

"Contoh Firman siapa sangka dia bisa mengejar poin dari ketinggalan 14-20, menjadi menang. Memang ada faktor keberuntungan tapi paling tidak itu butuh perjuangan dan harus kami harus hargai perjuangan dia. Jadi harus lebih dimaksimalkan lagi mereka. Seperti mereka kami kirim ke Badminton Asian Championship. lalu Jonatan lanjut ke Selandia Baru terbuka, jadi saya harap mereka bisa tampil bagus dan maksimal," dia mengharapkan. 

Inilah Skuat Indonesia ke Piala Thomas dan Uber 2018

Firman Abdul Kholik masuk tim Indonesia ke Piala Thomas 2018. (Tim Humas Dan Media PP PBSI)

Jakarta - Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah menentukan skuat menuju Piala Thomas dan Uber 2018. Siapa saja? 

PBSI menyiapkan 20 pebulutangkis putra dan putri untuk bertarung di Piala Thomas dan Uber di Bangkok, Thailand pada 20-27 Mei 2018. PBSI memercayakan tugas itu kepada pemain pelatnas. 

Komposisi pemain di tim Thomas dan Uber sama-sama disii empat pemain tunggal dan enam pemain ganda. 



"Inilah tim yang akan memperkuat Indonesia pada Piala Thomas dan Uber di Bangkok nanti. Pemilihan tim sendiri dilihat berdasarkan rangking pemain, penampilannya sejauh ini dan berdasarkan kebutuhan untuk menghadapi lawan, head to head," ujar Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, Selasa (1/5/2018). 

Berikut nama-nama atlet Indonesia yang akan bertanding di Piala Thomas dan Uber 2018 :

Piala Thomas :
1. Anthony Sinisuka Ginting
2. Jonatan Christie
3. Ihsan Maulana Mustofa
4. Firman Abdul Kholik
5. Marcus Fernaldi Gideon
6. Kevin Sanjaya Sukamuljo
7. Mohammad Ahsan
8. Hendra Setiawan
9. Fajar Alfian
10. Muhammad Rian Ardianto

Piala Uber :
1. Fitriani
2. Gregoria Mariska Tunjung
3. Ruselli Hartawan
4. Dinar Dyah Ayustine
5. Greysia Polii
6. Apriyani Rahayu
7. Della Destiara Haris
8. Rizki Amelia Pradipta
9. Ni Ketut Mahadewi Istarani
10. Nitya Krishinda Maheswari

Monday, April 16, 2018

Jadwal Piala Thomas dan Uber 2018

Jonatan Christie akan bersaing masuk tim inti tim Thomas Indonesia. (Dok. PBSI)
Jakarta - Kejuaraan bulutangkis Piala Thomas dan Uber 2018 dijadwalkan digelar di Bangkok, Thailand, pada 20-27 Mei 2018.

Tim Thomas dan Uber Indonesia bersiap tampil di Negeri Gajah Putih untuk meraih trofi bergengsi tersebut. Tim Thomas Indonesia saat ini berada di peringkat ketiga dalam daftar unggulan di bawah Tiongkok dan Denmark. Sedangkan Uber Indonesia ada di posisi ketujuh atau masih satu tingkat di bawah India.

Hingga saat ini, PBSI masih terus mencari komposisi terbaik untuk tim inti yang akan diterbangkan ke Bangkok. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI Susy Susanti membuka daftar nama-nama atlet yang dinominasikan menjadi bagian tim inti Piala Thomas dan Uber 2018.

Anthony Sinisuka Ginting masih menjadi salah satu andalan di tim Thomas Indonesia. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Dari 32 atlet yang masuk nominasi, akan dipilih 20 atlet untuk mengisi masing-masing 10 slot untuk tim Thomas dan Uber. BWF (Federasi Bulutangkis Dunia) menetapkan tanggal 6 Mei 2018 sebagai hari terakhir penyerahan nama-nama tim inti Piala Thomas dan Uber 2018.

Pasangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu juga berpeluang masuk tim inti Uber. (Dok. Humas PBSI)
"Kami membuka kesempatan bagi semua untuk menjadi bagian tim Piala Thomas dan Uber, yang penting pokoknya untuk Indonesia," kata Susy seperti dikutip dari laman resmi PBSI.
Program persiapan jelang Piala Thomas dan Uber juga telah dijalankan. Susy menyebutkan bakal ada sesi perekatan tim sebelum bertolak ke Bangkok.

"Kemungkinan akan ada sesi untuk team building, nanti akan dilihat dan disesuaikan lagi dengan jadwal dan program latihan atlet-atlet," tutur Susy.

Jadwal Pertandingan Piala Thomas dan Uber 2018:

Penyisihan Grup
Minggu, 20 Mei 2018
Piala Thomas Grup B
09.00 WIB Indonesia vs Kanada

Senin, 21 Mei 2018
Piala Uber Grup D
14.00 WIB Indonesia vs Malaysia

Selasa, 22 Mei 2018
Piala Uber Grup D
09.00 WIB Indonesia vs Perancis

Piala Thomas Grup B
19.00 WIB Indonesia vs Thailand

Rabu, 23 Mei 2018
Piala Uber Grup D
09.00 WIB Indonesia vs Tiongkok

Piala Thomas Grup B
Indonesia vs Korea

Fase Gugur
Kamis, 24 Mei 2018
09.00, 14.00 dan 19.00 WIB
Perempat Final Piala Thomas dan Uber

Semifinal Piala Uber
Jumat, 25 Mei 2018
12.00 WIB

18.00 WIB
Semifinal Piala Thomas

Sabtu, 26 Mei 2018
13.00 WIB
Final Piala Uber

Minggu, 27 Mei 2018
13.00 WIB
Final Piala Thomas (cnnindonesia)